FOLLOW SEKARANG
FOLLOW SEKARANG

Pengacara Artis Ini Lanjutkan S3 di UNS, Ini Tujuannya

Henry Indraguna, pengacara artis ini bertekad ingin mewujudkan mimpinya untuk mengabdi pada masyarakat melalui jalur politik. Untuk itu, tahun ini akan melanjutkan studi Doktoral bidang hukum di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Keinginannya melanjutkan studi di kampus yang terletak di Kota Surakarta, Jawa Tengah itu juga tak lepas dari visinya yang ingin membangun Eks-Karesidenan Solo Raya saat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di daerah pemilihan (Dapil) V yang melingkupi Solo, Sukoharjo, Klaten dan Boyolali pada tahun 2024 kelak.

Walaupun dirinya sudah lama tinggal di Bandung dan bekerja di Jakarta, namun rasa keterikatannya dengan daerah kelahirannya, Sukoharjo masih kuat. Henry sendiri telah dianugrahi gelar Kanjeng Pangeran (K.P) oleh Kraton Surakarta Hadiningrat pada 24 April 2018 silam. Dirinyapun telah menyandang nama Kanjeng Pangeran Pradongo Nagoro sebagai bagian dari keluarga Kraton.

Hal itulah menjadi alasan tersendiri untuk dirinya maju kembali sebagai Caleg di pemilu 2024 mendatang. Padahal dirinya pernah merasakan pil pahit saat gagal dalam pemilihan legislatif 2019 di dapil asal kota kelahirannya tersebut.

Tak hanya gagal di pemilihan legislatif, keikut-sertaannya dalam bidding bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota solo juga boleh dibilang gagal total karena tak diberi restu oleh partai kesayangannya, yaitu PDI Perjuangan. Dengan kemampuan yang dia miliki terutama di bidang hukum, Henry masih punya obsesi besar untuk mendarmabaktikan ilmunya kepada masyarakat.

“Saya yakin masyarakat membutuhkan wakil rakyat yang berkompeten dan pandai dalam memperjuangkan nasib rakyat yang selama ini masih banyak yang hidup dibawah garis kemiskinan, apalagi menghadapi pandemi covid-19 seperti sekarang ini,” ucapnya mantap saat ditanya tujuan sebenarnya begitu ngotot untuk mendapatkan kepercayaan warga Solo Raya, Sabtu (26/9/2020).

Pengacara nasional yang juga seorang pengusaha pemilik brand Auto Bridal itu yakin bahwa untuk membela rakyat, dirinya harus meningkatkan berbagai kemampuan dan skill, termasuk skill akademik. Auto Bridal sendiri merupakan franchise cuci dan salon mobil dengan jaringan luas.

“Saya sangat termotivasi dengan kegagalan saya yang lalu-lalu, itulah mengapa saya harus bisa mengasah skill akademik saya agar mampu menganalisa persoalan sosial lebih dalam,” ucap pengusaha cuci mobil yang gerainya tersebar di sejumlah kota di Indonesia itu.

Pemimpin kantor pengacara Henry Indraguna & Partners Law Firm itu sendiri beberapa waktu lalu telah dinyatakan Lulus pelatihan dan uji sertifikasi dari Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI) Angkatan VI Tahun 2020. Selain itu dia juga memegang gelar Certified Legal Auditors Association (CLA) dan sertifikat kompetensi dengan titel Certified Indonesian Lawyer (CIL) atau Pengacara Indonesia Tersertifikasi dari BNSP.

Namun begitu, Henry punya keyakinan untuk dapat mengabdikan diri kepada masyarakat, kemampuan yang dia miliki harus terus diasah. Hal itulah yang membuatnya tak pernah merasa puas dengan pencapaian yang telah ia raih, termasuk meningkatkan keilmuannya di bidang hukum yakni melanjutkan pendidikan doktoral di UNS.

Henry menambahkan, calon wakil rakyat harus memiliki kompetensi di bidangnya. Hal itu diharapkan agar nantinya jika benar-benar menjadi wakil rakyat bisa berguna bagi masyarakat, terutama rakyat di Dapil-V.

“Untuk menjadi wakil rakyat, seseorang harus memiliki kompetensi, harus mempunyai kualitas. Wakil rakyat harus mempunyai visi dan misi yang jelas untuk membela rakyat, dan agar dapat berguna buat rakyat. Khususnya warga Kota Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten,” papar Henry.

Sebagai seorang Advokat, menurut Henry, kemampuan akademik menjadi bagian penting yang beriringan dengan profesi yang disandangnya.

“Sehingga dalam mengkaji berbagai persoalan hukum tidak hanya dari sisi pengalaman beracara, tapi juga melalui kajian dalam lingkup akademik,” ujarnya penuh keyakinan.

“Sehingga hasil ilmu yang di peroleh dapat dipertanggungjawabkan. Nantinya ilmu yang saya timba, mudah-mudahan berguna bagi masyarakat,” tukas Henry.

Henry berharap, sebelum tahun 2024 ia sudah merampungkan studi doktoralnya. Apalagi tahun tersebut merupakan tahun politik. Sehingga sebagai calon wakil rakyat yang akan maju untuk kedua kalinya dalam pileg, target studi doktoral di UNS sudah selesai.

Dengan harapan ilmu yang ia peroleh dapat diamanahkan untuk membantu masyarakat, khususnya masyarakat daerah pemilihan V Jawa Tengah. Meski pemilihan legislatif belum akan dilaksanakan karena memang masih sangat lama tahun 2024 kelak, Henry Indraguna ingin mengabdi untuk rakyat saat ini juga.

Henry telah lolos lolos sebagai mahasiswa S-3 bidang hukum UNS dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) Pasca Sarjana UNS.

“Semoga sebelum ada pemilihan calon legislatif di tahun 2024, saya telah lulus meraih gelar doktor di bidang hukum. Sehingga ilmu yang saya raih akan saya gunakan semaksimal mungkin untuk membantu kepentingan masyarakat luas,” kata Henry Indraguna, pengacara artis yang melanjutkan kuliah S-3 bidang hukum di UNS. Times Indonesia

Related Posts

Leave a Reply